Togak Luan Menari di Garis Finish, Alam Cahayo Tuah Nagoghi Rebut Mahkota Pacu Jalur 2026 Minggu, 23/08/2026 | 20:58
SULUHRIAU, Kuansing— Sorak-sorai penonton pecah di Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Minggu, (23/8/2026).
Di ujung lintasan, sebuah jalur melesat lebih dulu dan mengunci kemenangan. Namanya Alam Cahayo Tuah Nagoghi.
Jalur asal Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti ini resmi dinobatkan sebagai juara Festival Pacu Jalur Nasional Kuansing 2026.
Kemenangan itu terasa istimewa karena diraih dengan mengalahkan sang juara bertahan Bintang Emas Cahaya Intan 2023–Tanjung, Hulu Kuantan
Di partai puncak ini, Alam Cahayo berhadapan dengan Bintang Emas Cahaya Intan dari Desa Tanjung, Hulu Kuantan.
Bintang Emas datang dengan strategi berbeda. Mereka menurunkan atlet dayung profesional yang didatangkan khusus dari Jawa Barat. Alam Cahayo menjawab dengan kekuatan anak nagori sendiri.
Begitu bendera merah dijatuhkan, pertarungan langsung panas. Alam Cahayo yang berada di lajur kanan langsung mengambil ancang-ancang cepat. Kayuh demi kayuh dihantam serempak.
Tidak butuh waktu lama. Haluan Alam Cahayo mulai meninggalkan lawan di lajur kiri. Di bagian depan jalur, Davi, si Togak Luan cilik, berdiri dan menari dengan gaya khasnya. Gerakannya seolah menambah tenaga bagi puluhan pemacu di belakangnya.
Keunggulan itu bertahan sampai garis finish. Tepuk tangan dan teriakan warga memecah Tepian Narosa. Mahkota yang tiga tahun terakhir bertengger di Bintang Emas, kini berpindah.
Sebagai juara, Alam Cahayo berhak membawa pulang Piala Bergilir Menteri Pariwisata RI, piala tetap, tonggak juara, serta uang pembinaan. Pemkab Kuansing menyiapkan Rp80 juta. Pemprov Riau menambah Rp70 juta.
Bintang Emas Cahaya Intan harus puas di posisi kedua. Mereka tetap membawa pulang uang pembinaan Rp70 juta dari Pemkab Kuansing dan Rp60 juta dari Pemprov Riau.
Festival tahun ini diikuti jalur-jalur terbaik dari Riau dan sekitarnya. Persaingan berlangsung ketat sejak babak penyisihan. Nama-nama besar dari Indragiri Hulu hingga Kuantan Mudik semuanya turun.
Berikut 15 besar hasil akhir Festival Pacu Jalur Nasional 2026:
1. Alam Cahayo Tuah Nagoghi – Sikakak, Cerenti 2. Bintang Emas Cahaya Intan 2023 – Tanjung, Hulu Kuantan 3. Panglimo Rimbo Piako – Pekan Heran, Indragiri Hulu 4. Pangeran Hilir Rantau Kuantan – Teluk Pauh, Cerenti 5. Toduang Biso Rimbo Piako – Paboun Hilir, Kuantan Mudik 6. Sari Jadi Gementar Alam – Pulau Beralo, Kuantan Hilir Selatan 7. Rajo Bujang – Padang Tanggung, Pangean 8. Panglimo Hitam Bintang Nagoghi – Ketaping Jaya, Rengat, Indragiri Hulu 9. Panglima Tasik Indang Bunian – Kampung Pulau, Rengat, Indragiri Hulu 10. Kalojengking Tigo Jumbalang – Sungai Manau, Kuantan Mudik 11. Putri Anggun Sibiran Tulang – Banjar Padang, Kuantan Mudik 12. Panglima Indragiri Dubalang Hitam – Tambak Kuala Cenaku, Indragiri Hulu 13. Ratu Sialang – Bukit Kauman, Kuantan Mudik 14. Tuah Datuk Keramat 7 Imbang Dialam – Petalongan Pasir Penyu, Indragiri Hulu 15. Tuah Keramat Bukit Embun – Gumanti Peranap, Indragiri Hulu
Festival Pacu Jalur 2026 disponsori PT Riau Andalan Pulp and Paper. Event ini kembali menegaskan Pacu Jalur bukan sekadar perlombaan. Ia adalah pesta rakyat, ajang silaturahmi, sekaligus magnet wisata yang mengangkat nama Kuansing ke tingkat nasional.
Kemenangan Alam Cahayo menjadi bukti. Dengan kekompakan dan semangat lokal, sebuah nagori bisa mengalahkan tim bertabur atlet profesional. Dan di Tepian Narosa sore itu, sejarah baru Pacu Jalur resmi ditulis. (src)