Dua Pekan Teror Warga, Monyet Besar di Tembilahan Bentuknya yang Seram Masuk Perangkap Kamis, 06/08/2026 | 20:40
Monyet besar, bentuk seram yang diduga meeror warga Inhil masuk perangkao
SULUHRIAU, Tembilahan– Setelah hampir dua pekan membuat warga hidup dalam kecemasan, seekor monyet berukuran besar yang diduga menjadi pelaku serangkaian serangan terhadap belasan warga di Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), akhirnya berhasil diamankan tim gabungan, Kamis (6/8/2026).
Satwa liar tersebut masuk ke dalam perangkap besi yang dipasang di Jalan Tampomas, lokasi yang sebelumnya beberapa kali menjadi titik kemunculan hewan tersebut.
Keberhasilan evakuasi itu disambut lega masyarakat yang selama beberapa waktu terakhir dihantui rasa takut saat beraktivitas di sekitar permukiman.
Operasi penangkapan melibatkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Inhil, TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan serta dukungan warga setempat.
Kepala Dinas Damkarmat Kabupaten Inhil Junaidi Ismail, mengatakan proses evakuasi merupakan hasil pemantauan dan koordinasi intensif yang dilakukan selama kurang lebih dua pekan sejak laporan serangan terhadap warga terus berdatangan.
"Setelah sekitar dua pekan melakukan pengamatan dan koordinasi bersama seluruh unsur terkait, hari ini tim gabungan berhasil mengamankan seekor monyet berukuran besar yang diduga sebagai satwa liar yang selama ini meresahkan masyarakat," ujar Junaidi di lokasi.
Menurutnya, tim memasang dua perangkap di lokasi yang berbeda berdasarkan hasil pemetaan pergerakan satwa. Perangkap yang akhirnya berhasil menjebak hewan tersebut ditempatkan di area semak-semak di bawah pepohonan, tepat di belakang sebuah rumah kosong di Jalan Tampomas, lokasi yang sebelumnya menjadi tempat terjadinya serangan terhadap warga.
Untuk menarik perhatian satwa tersebut, petugas menggunakan umpan berupa buah cempedak dan pisang yang memiliki aroma menyengat. (src)