Langkah Portugal Terhenti di 16 Besar, Tangis Ronaldo Tutup Perjalanan Enam Piala Dunia Selasa, 07/07/2026 | 09:12
SULUHRIAU– Perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung Piala Dunia resmi berakhir dengan cara yang menyakitkan.
Timnas Portugal harus mengakhiri langkahnya di babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah kalah tipis 0-1 dari Spanyol, sekaligus menutup peluang sang megabintang mewujudkan impian mengangkat trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
Kekalahan tersebut bukan sekadar menghentikan langkah Portugal di turnamen, tetapi juga menjadi penutup perjalanan Ronaldo di ajang Piala Dunia.
Penyerang berusia 41 tahun itu sebelumnya telah memastikan edisi 2026 menjadi penampilan terakhirnya di kompetisi empat tahunan tersebut.
Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Ronaldo tampak berdiri di tengah lapangan dengan mata berkaca-kaca.
Ia tak mampu menyembunyikan kesedihannya menyadari bahwa kesempatan terakhir mengejar gelar juara dunia telah berakhir.
Momen emosional itu menjadi gambaran perjalanan panjang seorang pemain yang telah mengabdikan sebagian besar kariernya untuk membawa Portugal bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Piala Dunia 2026 menjadi penampilan keenam Ronaldo di turnamen tersebut. Meski tidak tampil seproduktif edisi-edisi sebelumnya, ia tetap mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama yang mampu mencetak gol pada enam edisi Piala Dunia yang berbeda, sebuah rekor yang belum pernah ditorehkan pemain lain.
Sebelum menghadapi Spanyol, Ronaldo sempat menyampaikan bahwa apa pun hasil yang diraih Portugal, dirinya akan meninggalkan Piala Dunia dengan hati yang tenang karena merasa telah memberikan seluruh kemampuan terbaiknya untuk tim nasional.
Meski gagal membawa Portugal menjadi juara dunia, kontribusi Ronaldo bersama Selecao das Quinas tetap sulit dipisahkan dari sejarah sepak bola negaranya.
Prestasi terbaiknya di Piala Dunia adalah membawa Portugal melaju hingga semifinal pada edisi 2006 di Jerman. Di level turnamen antarnegara, Ronaldo sukses mempersembahkan gelar Piala Eropa 2016 serta dua trofi UEFA Nations League pada 2019 dan 2025.
Selama memperkuat tim nasional, CR7 juga membangun rekor luar biasa dengan mengoleksi 146 gol dan 46 assist dari 233 penampilan, menjadikannya salah satu pemain paling produktif dalam sejarah sepak bola internasional.
Kegagalan meraih trofi Piala Dunia membuat Ronaldo belum mampu menyamai pencapaian rival lamanya, Lionel Messi, yang membawa Argentina menjadi juara dunia pada edisi 2022 di Qatar.
Meski demikian, absennya gelar Piala Dunia diyakini tidak akan mengurangi warisan besar Ronaldo dalam dunia sepak bola. Dedikasi, konsistensi, dan sederet rekor yang ditorehkannya telah menempatkan namanya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Walaupun tak lagi tampil di Piala Dunia, para penggemar masih berpeluang menyaksikan aksi Ronaldo di level klub.
Hingga kini, mantan bintang Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu belum mengumumkan keputusan untuk mengakhiri karier profesionalnya. (src, sr5)