☰ Peristiwa HUT Bhayangkara ke-80, Mahasiswa Riau Apresiasi Polda Riau Lewat Nobar Gembira dan Program Unggulan Rabu, 01/07/2026 | 22:29
SULUHRIAU, Pekanbaru- Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 pada 1 Juli 2026 menjadi momentum berbagai elemen masyarakat mengapresiasi kinerja Kepolisian Republik Indonesia.
Salah satunya disampaikan Korpus BEM se-Riau yang menilai sejumlah program Polda Riau telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di Kota Pekanbaru dan beberapa kabupaten di Provinsi Riau.
Apresiasi itu disampaikan Ahmad Deni, Korpus BEM se-Riau, saat menghadiri kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Gembira yang digelar Polda Riau di Jalan Paus, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru, Rabu (1/7/2026) dini hari.
Dalam kesempatan itu, Ahmad Deni mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Polri. Ia berharap institusi kepolisian semakin profesional, humanis, dan terus menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat yang dicintai rakyat.
*Grand Policing, RAGA, dan JALUR Dinilai Solutif*
Menurut Deni, sejumlah program unggulan Polda Riau seperti Grand Policing, RAGA, dan JALUR telah memberikan dampak positif yang dirasakan langsung masyarakat.
Ia menilai Program Grand Policing berkontribusi memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama saat memasuki musim kemarau. Sinergi yang dibangun melalui program tersebut dinilai mampu menekan potensi karhutla secara signifikan.
"Program Grand Policing sangat dirasakan manfaatnya. Ketika musim kemarau datang, penanganan karhutla menjadi lebih maksimal sehingga dampaknya dapat diminimalkan," ujar Deni.
Program RAGA juga dinilai berhasil meningkatkan rasa aman masyarakat melalui patroli yang lebih intensif. Kehadiran personel kepolisian di lapangan disebut memberikan efek positif terhadap penurunan angka kriminalitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Sementara itu, Program JALUR disebut telah menjangkau masyarakat di wilayah pedalaman seperti Kabupaten Kampar, Pelalawan, dan Indragiri Hulu. Program ini tidak hanya menghadirkan bantuan sosial, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui penyediaan perpustakaan bagi anak-anak di desa.
"Program ini bukan hanya membantu masyarakat dari sisi sosial, tetapi juga membangun masa depan generasi muda melalui fasilitas perpustakaan yang dapat meningkatkan minat baca anak-anak," katanya.
Deni menegaskan, berbagai program yang diluncurkan Kapolda Riau bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
*Nobar Gembira Jadi Ruang Kebersamaan*
Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau juga menggelar kegiatan Nobar Gembira yang menurut Deni menjadi ruang kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dari berbagai kalangan dapat berkumpul, berinteraksi, dan mempererat hubungan sosial dalam suasana penuh keakraban.
Ia mengungkapkan, kegiatan nobar telah dilaksanakan beberapa kali oleh Polda Riau bersama BEM se-Riau. Kegiatan itu dihadiri jajaran Direktorat Intelkam Polda Riau, termasuk Direktur Intelkam dan Wakil Direktur Intelkam Polda Riau.
"Sepak bola mampu menyatukan semua kalangan. Melalui Nobar Gembira ini tercipta suasana hangat, penuh kebersamaan, dan memperkuat komunikasi antara masyarakat dengan kepolisian," ujarnya.
Deni berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan hingga ke tingkat Polres di seluruh wilayah Riau, sehingga hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat semakin erat.
Harap Polda Riau Terus Tingkatkan Pelayanan Humanis
Di akhir penyampaiannya, Ahmad Deni berharap Polda Riau terus mempertahankan semangat Polri Presisi dengan menghadirkan pelayanan yang semakin humanis, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia juga berharap program-program yang terbukti memberi manfaat dapat terus dikembangkan, sementara kekurangan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
"Semoga di usia ke-80 ini Polri, khususnya Polda Riau, semakin dicintai dan dipercaya masyarakat. Program-program yang baik terus dilanjutkan, yang belum maksimal terus diperbaiki, sehingga cita-cita menjadikan Polda Riau sebagai salah satu Polda terbaik di Indonesia dapat terwujud," tutup Ahmad Deni. (rls)