Piala Dunia 2026: Mesir Gagal Amankan Kemenangan, Gol Iran di Injury Time Dianulir VAR Sabtu, 27/06/2026 | 19:41
SULUHRIAU– Laga penutup Grup G Piala Dunia 2026 antara Mesir dan Iran berlangsung dramatis hingga detik terakhir.
Kedua tim harus puas berbagi satu poin setelah bermain imbang 1-1 di Stadion Seattle, Amerika Serikat, Sabtu (27/6/2026) pagi WIB.
Drama semakin memuncak ketika gol kemenangan Iran pada masa injury time dianulir wasit usai pemeriksaan Video Assistant Referee (VAR).
Mesir membuka keunggulan sangat cepat pada menit kelima melalui Mahmoud Saber. Gol berawal dari sepakan Mohamed Salah yang gagal diamankan sempurna oleh kiper Iran, Alireza Beiranvand. Bola liar kemudian disambar Saber untuk mengubah skor menjadi 1-0.
Tertinggal, Iran langsung meningkatkan intensitas serangan. Upaya Team Melli membuahkan hadiah penalti pada menit kesembilan setelah Mehdi Taremi dijatuhkan di dalam kotak terlarang.
Namun peluang emas itu terbuang sia-sia. Taremi yang maju sebagai eksekutor gagal menaklukkan kiper Mesir Mostafa Shobeir setelah tendangannya berhasil dibendung.
Iran akhirnya mampu menyamakan kedudukan lima menit berselang. Ramin Rezaeian memanfaatkan bola muntah hasil penyelamatan Shobeir dan mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-14.
Setelah skor kembali imbang, pertandingan berlangsung terbuka. Kedua tim saling melancarkan serangan dan menciptakan sejumlah peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Mesir tampil lebih agresif. Mohamed Salah beberapa kali menjadi motor serangan The Pharaohs dengan menciptakan peluang bagi Mahmoud Trezeguet, namun lini pertahanan Iran tampil disiplin untuk menggagalkan setiap ancaman.
Iran lebih banyak mengandalkan serangan balik pada paruh kedua. Meski sempat tertekan, mereka tetap mampu memberikan ancaman melalui Mehdi Taremi dan Ramin Rezaeian.
Situasi semakin sulit bagi Mesir pada menit ke-83. Ahmed Abou El Fotouh mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan, sementara Mesir sudah menghabiskan seluruh jatah pergantian pemain sehingga harus menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain.
Iran nyaris membalikkan keadaan pada menit ke-89. Sundulan Mehdi Taremi yang memanfaatkan sepak pojok hanya membentur mistar gawang.
Puncak drama terjadi pada menit ke-90+2 ketika Shojae Khalilzadeh berhasil menjebol gawang Mesir. Sempat merayakan gol kemenangan, harapan Iran pupus setelah wasit meninjau tayangan VAR dan memutuskan gol tersebut tidak sah karena Khalilzadeh berada dalam posisi offside.
Iran masih memperoleh satu peluang lagi pada menit ke-90+4, tetapi gagal dimaksimalkan menjadi gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan.
Hasil ini membuat kedua tim harus puas menutup fase Grup G dengan berbagi angka setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit dan penuh drama hingga menit-menit akhir. (bnc,src)