☰ Sport Piala Dunia 2026 Air Mata Neymar Pecah di Miami, Kembali Bela Brasil Setelah 980 Hari dan Bungkam Segala Keraguan Kamis, 25/06/2026 | 10:30
Ney Mar
SULUHRIAU – Kemenangan Brasil atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 tidak hanya memastikan langkah Tim Samba ke fase berikutnya. Pertandingan yang berakhir dengan skor 3-0 itu juga menghadirkan momen emosional ketika Neymar kembali mengenakan seragam Brasil setelah absen selama 980 hari.
Bermain di Stadion Miami, Kamis (25/6) pagi WIB, Brasil tampil dominan lewat dua gol Vinicius Junior dan satu gol Matheus Cunha. Namun, sorotan utama justru tertuju kepada Neymar yang akhirnya kembali merumput bersama tim nasional setelah penantian panjang akibat cedera.
Pelatih Carlo Ancelotti memasukkan Neymar pada menit ke-76 menggantikan Matheus Cunha. Kehadirannya langsung disambut hangat oleh puluhan ribu penonton yang memenuhi stadion. Sorak-sorai terdengar setiap kali mantan bintang Barcelona itu menyentuh bola.
Meski tidak mencetak gol ataupun mencatatkan assist, Neymar tetap berperan dalam sejumlah situasi bola mati. Ia beberapa kali dipercaya menjadi eksekutor tendangan bebas dan sepak pojok selama berada di lapangan.
Momen paling menyentuh terjadi setelah wasit Cesar Arturo Ramos meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Saat para pemain Brasil merayakan kemenangan, Neymar tampak tak kuasa menahan emosinya.
Pemain berusia 34 tahun itu terlihat menangis ketika memberikan penghormatan kepada para pendukung yang hadir di Stadion Miami. Air mata tersebut menjadi simbol berakhirnya penantian panjang untuk kembali membela negaranya di panggung internasional.
Laga melawan Skotlandia menjadi penampilan pertama Neymar bersama Brasil sejak terakhir kali memperkuat Tim Samba dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia melawan Uruguay pada Oktober 2023.
Perjalanan Neymar kembali ke tim nasional tidak berjalan mulus. Pemanggilannya ke skuad Piala Dunia 2026 sempat memicu perdebatan. Sejumlah pihak menilai Carlo Ancelotti lebih memilih Neymar yang memiliki riwayat cedera dibandingkan Joao Pedro yang tampil impresif bersama Chelsea.
Namun bagi Neymar, pertandingan di Miami menjadi lebih dari sekadar comeback. Setelah hampir tiga tahun menunggu, ia akhirnya kembali mengenakan seragam kuning kebanggaan Brasil dan merasakan atmosfer pertandingan internasional yang begitu dirindukannya.
Kemenangan atas Skotlandia sekaligus menjadi penanda bahwa Neymar masih memiliki tempat di hati pendukung Brasil. Sambutan meriah dan air mata yang mengalir di akhir laga menjadi gambaran betapa emosionalnya momen tersebut bagi sang bintang.