MI Darun Nafis Pelalawan-Seksi Pendis Studi ke Madrasah Uways Alqorni Pekanbaru, Banyak yang Bisa Ditiru Senin, 25/05/2026 | 21:25
SULUHRIAU, Pekanbaru - Madrasah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darun Nafis Kabupaten Pelalawan didampingi Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Pelalawan, Abdul Wahid, melakukan melakukan studi ke Madrasah Uways Qlqorni Pekanbaru, Senin (25/5/2026.
Kunjungan itu dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di MI Darun Nafis Pelalawan.
Rombongan MI Darun Nafis Pelalawan yang diikuti kepala madrasah dan tenaga pendidik sekitar 32 orang disambut hangat Ketua Yayasan Uways Qlqorni Pekanbaru, Qomaruzzaman dan Direktur Madrasah, Ummi Hilva Ramadhani serta jajaran dalam sebuah pertemuan dengan suasana kekeluargaan dan keakraban.
Kepala Madrasah Uways Alqorni Pekanbaru Umi Hilva Ramadhani dan Ketua Yayasan Qamaruzzaman menyampaikan berbagai keunggulan sekolahnya.
"Alhamdulillah kami senang menerima kunjungan dari MI Darun Nafis," ujarnya.
Ia mengatakan, MI Uways Alqorni merupakan salah satu sekolah referensi Satuan Pendidikan Ramah Anak di Indonesia yang menjadi acuan untuk studi banding, studi contoh, dan studi tiru dari banyak sekolah terutama di Provinsi Riau.
"Melalui kunjungan ini kami bisa berbagi ilmu, kami bisa berbagi pengalaman, bagaimana menyusun sebuah manajemen Satuan Pendidikan Ramah Anak dan bagaimana membuat suatu manajemen pendidikan Yang berkarakter baik untuk peserta didik dan tenaga pendidik.
Madrasah Uways Alqorni juga merupakan salah satu binaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bidang Pendidikan.
"KPK RI yang menerapkan sistem pendidikan berintegritas anti korupsi. Ya, menurut saya, kami di sini melakukan pendidikan anti korupsi itu dari lini yang terkecil. Seperti anak-anak ke sekolah harus memakai helm, taat aturan, kemudian kami tidak menerima pemberian hadiah dalam bentuk apapun saat penerimaan rapor dari orang tua. Karena jika yang diberikan itu berbentuk seperti gratifikasi atau menyuap dan lain sebagainya. Sehingga guru-guru kami bersih dari intimidasi atau kecenderungan terhadap satu anak, atau pilihkasi dan lain sebagainya," paparnya.
Pihaknya pihaknya terus berkomitmen untuk menerapkan pendidikan berintegritas anti korupsi di seluruh lini.
"Artinya kami terus untuk memupuk anak-anak memiliki karakter yang baik Kemudian berintegritas, jujur, bertanggung jawab dan nilai-nilai itu kami tanamkan dari seluruh mata pelajaran yang diajarkan dari mulai mereka datang sampai mereka pulang," ujarnya.
Saat kunjungan, jajaran MI Darun Nafis melihat langsung proses belajar mengajar, kemudian mendapatkan penjelasan dari pihak Uways Qlqorni.
Pertemuan dibarengi dengan tanya jawab dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan diakhiri dengan pemberian cendramata dari kedua belah pihak.
Sementara itu, Kepala MI Darun Nafis, Rahayu usai kunjungan mengatakan kujungan studi bnding ini dilakukan karena sekolah tersebut merupakan percontohan di Indonesia dan binaan Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Kami tujuannya ke sini ingin mencontoh madrasah ini, terutama tentang kegiatan-kegiatannya, kondisi, kedisiplinan, seperti cara mengajar, semuanyalah. Setelah kita mendapatkan penjelasan, maka kita juga mengikuti dan Insya Allah kami akan kita terapkan di sekolah kita," jelasnya.
Diakui, salah satu hal yang paling prinsip untuk ditiru adalah kedisiplinan selama proses belajar di sekolah.
"Tadi kami sudah melihat, cara masuk, meletakkan sepatu. Terus kegiatan-kegiatannya di sini, karena ini adalah MI pecontohan di Indonesia. Kita ingin madrasah kita lebih baik lagi ke depannya, makanya kita melakukan studi," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Islam Kemenag Pelalawan, Abdul Wahid mengatakan, dalam melakukan studi tiru, pihaknya tidak sembarang memilih sasaran, karena dilakukan untuk peningkatan kualitas.
"Untuk madrasah di Provinsi Riau ini yang swasta, kualitasnya sudah nasional, itu Uwayas Alqorni maka kita melihat pelayanan terhadap siswa, sistem pengajaran, sistem pembinaan murid, sarana dan prasaana dan fasilitas-fasilitas lainnya, yang nantinya dapat diadopsi secara bertahap mungkin oleh kawan-kawan di Pelalawan," kata Abdul Wahid.
Dalam rangka meningkatkan kualitas MI di Pelalawan, lanjut Abdul Wahid, pihaknya terus mendorong agar MI melakukan berbagai upaya agar menjadi MI yang unggul dan berkualitas.
"Hasil yang luar biasa harus diusahakan dengan cara-cara yang luar biasa juga. Itu sudah disampaikan tadi, Uways Alqorni sudah memberikan trik-triknya, sudah memberikan apa yang mereka lakukan selama ini dalam masa 10 tahun. Jadi seperti ini yang akan diterapkan di Pelalawan agar semua MI yang ada menerapkanny adan MI Darun Nafis menjadi pilot project," kata mantan Kassubag TU Kemenag Pekanbaru ini. (sr4)