Kota Pekanbaru Bertengger di Posisi Ketiga Daftar 10 Kota Termaju di Sumatera Sabtu, 02/05/2026 | 12:14
SULUHRIAU, Pekanbaru- Kota Pekanbaru, yang merupakan ibu kota Provinsi Riau berhasil menduduki posisi ketiga daftar 10 kota termaju di Sumatera.
Seperti diketahui, Pulau Sumatera hingga hari ini terus menunjukkan perkembangannya.
Berbagai aspek sudah mulai ditonjolkan berdasarkan data dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), terdapat 10 kota paling maju di Sumatera.
Data ini didasarkan pada Indeks Daya Saing Daerah (IDSD). Faktor ini mengukur produktivitas dan kemajuan daerah berdasarkan empat komponen utama, yakni sumber daya manusia, pasar, ekosistem inovasi, dan lingkungan pendukung.
Keempat komponen tersebut diuraikan ke dalam 12 pilar yang masing-masing memiliki indikator terukur.
Hal ini bertujuan untuk memastikan skor yang diperoleh tidak parsial. Skor berada pada skala maksimal 5, yang berarti indeks daya saingnya tertinggi.
Berdasarkan data yang dirilis oleh BRIN baru-baru ini, berikut kota yang dinilai paling Maju di Pulau Sumatera, Indonesia.
Kota Medan, Sumatera Utara (sumut) berhasil memimpin dan keluar sebagai Kota paling maju di Sumatera dengan skor IDSD 4,32.
Sebagai kota terbesar di luar Pulau Sumatera, Medan memiliki peran strategis sebagai pusat bisnis, perdagangan, dan gerbang internasional di wilayah barat Indonesia.
Di posisi kedua, ada Kota Padang Sumatera Barat (sumbar) dengan skor IDSD 4,25,. Kemudian disusul oleh Pekanbaru, Riau (posisi ketiga) dengan perbedaan skor IDSD yang tipis 4,24.
Di posisi keempat dan kelima, ada Palembang, Sumatra Selatan (sumsel) dengan skor 4,23, dan Kota Metro, Lampung yang berhasil karena dikenal dengan tata kelola yang baik serta kualitas pendidikan yang relatif tinggi dibandingkan kota lain di sekitarnya.
Posisi keenam berhasil duduki oleh Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau (kepri) yang turut menunjukkan kemajuan, terutama dalam sektor pemerintahan dan jasa, dengan meraih skor 4,17.
Bandar Lampung sebagai ibu kota Lampung juga terus berkembang dengan peningkatan infrastruktur dan konektivitas antar wilayah berada di posisi ketujuh dengan skor IDSD 4,14.
Sementara itu, posisi kedelapan kembali diisi oleh Kota dari Provinsi Sumatera Barat, yakni Bukittinggi yang meraih skor 4,11.
Di buntuti oleh Kota Bengkulu di posisi sembilan dengan skor 4,07, kedua kota ini menunjukkan kekuatan pada sektor pariwisata dan pelayanan publik.
Menutup daftar, di posisi kesepuluh ada Kota Jambi dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di wilayah tengah Sumatera, berhasil mendapatkan skor IDSD sebesar 4,06. (src)