Tragedi Maut di Madinah, Bus Jemaah Umrah Tabrak Truk Tangki, 45 Orang Tewas Selasa, 18/11/2025 | 07:09
Tragedi bus Umrah tabrak truk di Madinah (foto Afp)
SULUHRIAU- Insiden tragis terjadi di sekitar 25 kilometer dari Kota Suci Madinah sontak menarik perhatian global, terutama India.
Sebanyak 45 orang dilaporkan tewas dalam sebuah insiden maut yang melibatkan bus rombongan jamaah umrah di Arab Saudi pada Senin, (17/11/2025) waktu setempat.
Mayoritas korban jiwa dalam tragedi na'as ini adalah warga negara India. Bus tersebut, mengangkut 46 penumpang, mengalami kecelakaan hebat setelah bertabrakan dengan sebuah truk tangki.
Benturan keras itu memicu musibah yang lebih buruk: bus dilaporkan langsung terbakar hebat, melalap nyawa para penumpang di dalamnya.
Sangat menyesakkan, dari total 46 penumpang yang berada di dalam bus, hanya satu orang yang dikabarkan berhasil selamat. Penumpang tunggal yang beruntung tersebut saat ini sedang menjalani perawatan intensif.
Tragedi yang menimpa warga India di Timur Tengah ini langsung menarik perhatian tinggi dari Pemerintah India. Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut.
“Sangat berduka atas kecelakaan di Madinah yang melibatkan warga negara India. Doa saya bersama keluarga yang telah kehilangan orang yang mereka cintai,” tulis Modi melalui akun resminya, seperti dikutip AFP, Senin (17/1/2025).
Modi menegaskan bahwa otoritas India akan memberikan dukungan penuh bagi para korban dan keluarganya.
"Saya berdoa agar semua korban luka segera pulih. Kedutaan Besar kami di Riyadh dan konsulat di Jeddah menyediakan semua bantuan yang memungkinkan," tambahnya, memastikan bahwa upaya bantuan dan koordinasi terus dilakukan untuk mengurus jenazah dan kepentingan para korban.
Bukan Kejadian Pertama
Kecelakaan fatal yang melibatkan bus jemaah umrah dan haji di Arab Saudi bukanlah kali pertama terjadi. Data menunjukkan bahwa insiden serupa, meskipun dengan skala yang berbeda, pernah merenggut banyak korban jiwa.
Pada Maret 2023, misalnya, 20 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka setelah bus yang membawa jamaah haji menuju kota suci Mekah terbakar. Insiden mengerikan kala itu terjadi usai bus menabrak sebuah jembatan.
Jauh sebelumnya, pada Oktober 2019, sebanyak 35 warga negara asing juga tewas dan empat luka-luka ketika bus yang mereka tumpangi bertabrakan dengan kendaraan berat lainnya di dekat Madinah.
Rangkaian tragedi ini menyiratkan adanya tantangan serius dalam aspek keselamatan transportasi massal peziarah.
Padahal, ibadah umrah dan haji merupakan komponen yang sangat vital dalam sektor pariwisata Saudi. Sektor ini tengah digenjot habis-habisan oleh pejabat Kerajaan sebagai upaya diversifikasi ekonomi, agar tidak terus bergantung pada bahan bakar fosil semata.
Musibah terbaru di gerbang Madinah ini sekali lagi menjadi alarm keras bagi otoritas Saudi untuk memperketat standar keselamatan dan pengawasan armada bus pengangkut jamaah. Bagaimanapun, keselamatan para tamu Allah adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. (Inilah.com)