Pecah Rekor Lagi!, Per 19 September Riau Tambah 303 Kasus Covid-19 Sabtu, 19/09/2020 | 17:14
SULUHRIAU, Pekanbaru- Kasus positif Covid-19 di Riau per hari ini, Sabtu (19/9/2020), bertambah 303 kasus. Jauh meningkat dari sehari sebelumnya 225 kasus.
Kondisi ini pecah rekor sejak kasus covid-19 di Riau. Dengan demikian, pasien Covid-19 di Riau hingga saat ini berjumlah 4.990 orang.
Khusus Provinsi Riau, pasien sembuh hari ini berjumlah 72 orang, dengan demikian total pasien sembuh menjadi 2.084 orang.
Sementara pasien Covid-19 yang meninggal karena Covid-19 di Provinsi Riau hari ini ada 1 orang, dengan demikian total 96 orang.
Secara nasional kasus covid-19 hari ini bertambah 4.168 orang. Dengan penambahan tersebut, total kasus positif virus Covid-19 di Indonesia hari ini menjadi 240.687 orang.
Bagi Indonesia, angka 4.168 tercatat sebagai rekor baru tambahan kasus pasien positif Covid-19 sejak pandemi ini menyerang Indonesia.
Berdasarkan situs Kementerian Kesehatan RI, dilaporkan ada 3.576 pasien sembuh dari Corona. Dengan penambahan itu, maka pasien dinyatakan sembuh dari Corona di RI total berjumlah 174.350 orang.
Di sisi lain, pasien positif Corona yang meninggal dunia, Sabtu (19/9/2020), berjumlah 112 orang. Dengan demikian, total pasien positif Covid-19 yang meninggal menjadi 9.448 orang.
Berikut sebaran 4.168 kasus baru Corona di Indonesia, Sabtu (19/9/2020):
DKI Jakarta: 988 kasus Jawa Barat : 470 kasus Jawa Timur : 379 kasus Riau : 303 kasus Jawa Tengah : 271 kasus Papua : 205 kasus Aceh : 175 kasus Sulawesi Selatan :167 kasus Sumatera Barat : 159 kasus Banten : 128 kasus Kalimantan Timur : 111 kasus Sumatera Utara : 97 kasus Bali : 85 kasus Kalimantan Selatan : 78 kasus DI Yogyakarta : 74 kasus Sulawesi Tenggara : 59 kasus Nusa Tenggara Barat : 53 kasus Kalimantan Tengah : 50 kasus Papua Barat :48 kasus Kepulauan Riau : 45 kasus Maluku : 41 kasus Sumatera Selatan : 38 kasus Sulawesi Utara : 22 kasus Gorontalo : 22 kasus Kalimantan Barat : 21 kasus Lampung : 21 kasus Maluku Utara : 19 kasus Jambi : 14 kasus Sulawesi Tengah : 8 kasus Bengkulu : 7 kasus Bangka Belitung : 4 kasus Kalimantan Utara : 3 kasus Nusa Tenggara Timur : 2 kasus Sulawesi Barat : 1 kasus. (jan,src)