Riau Jadi Pilot Projet Bebas Karlahut di Indonesia Jumat, 22/04/2016 | 16:09
PEKANBARU, Suluhriau- Pemerintah pusat menjadikan Provinsi Riau sebagai pilot project bebas kebakaran hutan dan lahan (karlahut) di Indonesia.
Penetapan ini sudah melalui rapat koordinasi awal dipimpin Ketua tim monitoring dan evaluasi Kementerian Koordinator Polhukam, Brigjen Wakin Mardiwiyono dengan mengedepankan upaya pencegahan hingga penegakan hukum.
Komandan satgas penanggulangan karlahut Riau Brigjen TNI Nurendi menjelaskan semua program yang akan dilaksanakan maish dievaluasi dan dijadikan pedoman untuk provinsi lain di Indonesia, terutama pengelolaan masalah kebakaran lahan dan hutan.
Banyak upaya yang bisa dilakukan dalam pencegahan karlahut, apalagi saat ini sudah banyak lembaga yang mempunyai kewenangan. Namun upaya yang paling efektif adalah melibatkan jajaran pemerintahan desa, sebagai pihak yang pihak yang paling mengetahui lokasi dan penyebab kebakaran.
Sementara saat menyampaikan pemaparan, Wakin Mardiwiyono mengatakan, kekuatan Provinsi Riau dalam menanggulangi karhutla riau adalah sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni, namun kelemahannya adalah kesadaran masyarakat serta perusahaan yang lemah sehingga menyebabkan karhutla terus terjadi setiap tahun.
Anggaran penanganan karhutla juga perlu di evaluasi, baik dari pemerintah pusat maupun daerah agar mampu mencakup kegiatan preventif, preentif sampai penegakan hukum.
Rapat koordinasi dengan satuan tugas karlahut riau diikuti seperti pemerintah Provinis Riau, Polda Riau Komandan resor Militer 031/WB Pekanbaru, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, BMKG Dinas Kehutanan Riau serta BPBD Riau. (slt)